Beras 10 Kilogram Dijual Seharga Rp 2 Juta, Mau Cepet Kaya?

kompas.com
04-07-2020 09:02:55 WIB
Beras 10 Kilogram Dijual Seharga Rp 2 Juta, Mau Cepet Kaya?"Beras 10 kilogram itu emas empat gram, kalau dibeli dengan uang, satu karung itu harganya Rp 2 juta," kata dia. Selain bahan makanan pokok, harga bahan lain juga cukup tinggi. Satu ikan kaleng berukuran besar dijual seharga Rp 150.000. Sedangkan untuk ponsel dibanderol seharga 10 gram sampai 25 gram emas.

 
Harga satu karung berukuran di 10 kilogram di kawasan tambang emas tradisional di Korowai, tepatnya di Maining 33, Distrik Kawinggon, Kabupaten Pegunungan Bintang mencapai Rp 2 juta. Tak hanya beras. Harga satu kardus mi instan dijual seharga Rp 1 juta. Bahkan ada satu kardus mi instan ditukar dengan emas dua gram. "Mi instan satu karton kalau ditukar dengan emas itu, dua gram, satu karton Rp 1 juta, satu bungkus Rp 25.000," kata salah satu pengelola Koperasi Kawe Senggaup Maining Hengki Yaluwo di Korowai, Rabu (1/7/2020).

Wilayah Korowai, Kabupaten Pegunungan Bintang masuk kawasan terisolir dan tertinggal. Kawasan Korowai sendiri diapit lima kabupaten, yakni Kabupaten Pegunungan Bintang, Kabupaten Yakuhimo, Kabupaten Asmat, Kabupaten Boven Digooel, dan Kabupaten Mappi. Walapun diapit lima kabupaten, kawasan tersebut belum pernah tersentuh pembangunan Untuk menjangkau wilayah tersebut, warga harus menggunakan helikopter dari Kabupaten Boven Digoel. Lalu mereka melanjutkan perjalanan menggunakan long boat dari Boven Digoel selama satu hari dan berjalan kaki selama dua hari menuju kawasan tambang Korowai.

wilayah Korowai diapit lima kabupaten, yakni Kabupaten Pegunungan Bintang, Kabupaten Yakuhimo, Kabupaten Asmat, Kabupaten Boven Digooel, dan Kabupaten Mappi. Ben Yarik salah satu pemilik dusun Kali Dairam Korowai di Maining 33, mengatakan, suku Korowai adalah penghuni asli kawasan itu. "Bertahun-tahun pemerintah tidak pernah membangun Korowai, Tuhan yang memberikan hasil emas bagi kami, sehingga kami bisa menambang dan membantu kami," kata Ben.

Ben mengatakan, tambang emas tradisional adlah salah satu mata pencaharian masyarakat setempat. Ia berharap pemerintah tak menutup penambangan tradisional itu karena kawasan tambang tradisional itu menghidupi ekonomi masyarakat sekitar. "Kasihan ini, banyak masyarakat tidak lagi diperhatikan dan terus tertinggal. Selagi masih ada emas yang menjamin," ujarnya.

 
 
 

Related Post

Sekolah dan Kuliah Gratis, Pemprov Anggarkan Rp20 Miliar di 2020

SUMSELUPDATE

Cara Mudah Membedakan Ciri Telur Infertil yang Bahaya Dikonsumsi

KOMPAS

Lowongan Kerja Customer Service Online, Admin Keuangan dan Ilustrator

GANLOP.COM

Cek Rekening Minggu Depan, Siapa Tahu Dapat Rp 2,4 Juta dari Jokowi

DETIK

Jepara Gempa, Magnitudo 6,1 Getaran hingga ke Denpasar

CNN

Oh, Ternyata Ini Biang Kerok Bengkaknya Tagihan Listrik

DETIK

Advertise

NU CARE 20-06-2020 Yok Salurkan Fidyah Kita Ke NU Care-LAZISNU
Assalamu'alaikum, Sahabat Peduli !!!Bagi saudara-saudari muslim yang sedang hamil, sakit parah, tua

Tren Konten

Lowongan Kerja JNE Express

DIAN RAHAYU

Lowongan Kerja PT Bank BCA Agustus 2021

DIAN RAHAYU

Lowongan JNE Express Terbaru 2021

FESTMAGZ

Terbaru

Insurance regulates, supervises and protects

OJK

14 Lowongan Kerja di Indofood untuk Lulusan SMA/SMK, D3, dan S1

KOMPAS

Makan Sayur Bayam dengan Lauk Tempe Goreng apakah Berbahaya?

ALA DOKTER

Rawon Daging Sapi Khas Jawa Timur untuk Santap Malam Spesial

KULINER INDONESIA